PUSKESMAS KELILING..
Dua hari yang lalu ketika gue baru bangun tidur tiba-tiba telephone berdering rupanya itu telephone dari control room yang memberitahu bahwa ada orang sakit di salah satu kapal yang mensupport kegiatan rig disini. Kemudian gue standby di main deck untuk menunggu "Taxi" untuk di pindahkan ke kapal itu. "Taxi " ini merupakan salah satu alat angkut untuk memindahkan orang atau barang dari dan ke rig ini, berhubung rig ini tingginya kurang lebih 25 meter. Sebenarnya "Taxi" maksud gue adalah personal basket yang bisa muat empat orang yang digantungkan atau ditarik oleh crane. Sesampainya gue di kapal tersebut gue diajak menemui kapten kapal yang berkewarganeraan salah satu negara pecahan dari Yugoslavia...
Setelah tugas gue sebagai dokter "puskesmas keliling" selesai, langsung aja gue cabut untuk kembali ke rig. Sambil meluangkan waktu menunggu proses penjemputan, gue sempat "curhat" dengan beberapa ABK *anak buah kapal* buset ternyata schedule mereka tiga bulan on duty satu bulan off duty, kalau gue kayak begitu sih mana tahaaaannnn..Salut gue sama mereka-mereka ini. Btw gue juga bertanya bagaimana mereka mengatasi hasrat biologisnya maklum karena mereka rata-rata sudah berkeluarga. Ternyata jawaban mereka hampir seragam mereka menyalurkannya "ketempat lain" kalau punya uang, nah kalau nggak punya uang terpaksa self service....
Mendengar "curhatan" mereka, ingatan gue langsung terbayang beberapa waktu yang lampau saat gue terpaksa "over night" di salah satu hotel di balikpapan. Waktu itu menunjukkan pukul sembilan malam tiba-tiba kamar gue diketuk secara perlahan, kemudian dengan rasa malas gue berdiri untuk membukakan pintu dan walaahhh... seorang wanita dengan senyum menggoda berdiri didepan pintu kamar gue. Tubuhnya dibalut oleh pakaian super ketat *full pressed body* wajahnya enak dilihat, bodynya oke, cuma sayang tidak "proposional" karena sepertinya bra yang dia gunakan ukuran 34 D.. dia bertanya:
"apakah mas sendirian disini?"
"ia saya sendirian disini" sahutku.
"boleh saya temenin" tanyanya.
"boleh saja! tapi saya nggak punya uang"kataku terus terang.
"no money no love! katanya......
Singkat cerita akhirnya gue berhasil mengusir wanita tersebut tapi jujur saja sepersekian detik di pikiran gue "wondering" kok bisa perawakannya kecil tapi branya ukurannya kira-kira 34 D, jadi "curious" dibalik branya itu "true or fake" ya he.he.he. Semenjak saat itu kalau tidak terpaksa gue tidak mau nginep dihotel sendirian lebih baik dirumah saudara sendiri walaupun gue harus tidur dikursi ruang tamu..