Image hosted by Photobucket.com

Saturday, September 11, 2004

HOme Land..

Akhirnya sampai juga gue di jakarta setelah proses pengambilan bagasi langsung aja gue buru-buru cabut keluar menunggu bis damri yang menuju ke blok m. Didalam bis gue melamunkan apa yang gue harus kerjakan dalam waktu liburan ini karena liburan gue kali ini cukup panjang. Btw didaerah slipi bis ini berhenti kemudian naik seorang wanita mengenakan tank top dan celana jeans model kulot..wuihhhh tampangnya bikin hati bergetar dan jantung berdebar tidak normal! kalau skala 1-10 dia dapat nilai 8 * catet versi gue lho * sambil celingak-celinguk dia mencari tempat duduk yang masih kosong..sambil harap-harap cemas mudah-mudahan aja dia duduk sebelah gue..oh god help me! eh ternyata Tuhan baik doa gue langsung dijawab! cewek itu duduk sebelah gue...he.he.he rezeki nomplok namanya.. maaf ya fellaz gue sepertinya norak bin kampungan maklum aja ditempat lingkungan gue kerja nggak ada yang seperti ini. Dengan hati dag-dig- dug gue melakukan aksi CCP* curi-curi pandang * Damned.. cewek sebelah gue ini kulitnya putih bersinar gue rasa dia pakai PONDS kali ye.. yang katanya PONDS bisa memutihkan kulit dalam waktu enam minggu. Nggak berapa lama dia mengambil sesuatu dalam tasnya dan secara tidak sengaja lengan tangannya bersentuhan dengan lengan tangan gue sontak saja badan gue seperti terkena aliran listrik 200 volt..buset kok jadi begini baru bersentuhan sensasinya sudah seperti ini..apakah ini namanya cinta? apakah ini naluri lelaki yang tidak pernah bersentuhan dengan wanita? atau gue aja yang norak bin kampungan? kalau namanya cinta sepertinya tidak! karena gue bukan tipical orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama! dan tampilan fisik bukan yang utama bagi gue..ibarat sebuah buku cover tidaklah begitu penting yang utama adalah isinya! Kalau namanya naluri lelaki yang nggak pernah bersentuhan dengan wanita sepertinya juga tidak karena dalam bidang pekerjaan gue sudah ratusan mungkin wanita yang sudah pernah gue sentuh..tentu dalam konteks profesional untuk menegakkan suatu diagnosa! Kalau begitu berarti gue aja yang NORAK bin KAMPUNGAN...

Jauh didalam lubuk hati gue terjadi pergumulan apakah gue duduk diam saja atau mencoba memulai suatu percakapan..seakan-akan dalam batin gue ada pertandingan tarik tambang disatu sisi menarik gue supaya memulai percakapan dengan cewek cantik disebelah gue..dipihak lain menarik gue supaya duduk diam dan mengacuhkan cewek yang duduk disebelah gue...binun euy yang mana harus gue lakukan.

Dan tiba-tiba cewek tersebut berdiri sambil setengah berteriak "kiri-kiri pak sopir" eh ternyata cewek yang duduk sebelah gue mau turun di halte ratu plaza..sialan kata gue mengutuk dalam hati hilang sudah kesempatan berkenalan dengan cewek cakep tersebut... kebanyakan mikir sih!!