Image hosted by Photobucket.com

Sunday, December 12, 2004

WHAT'S YOUR WORRIES?

Belakangan ini kata kontrak kerja selalu saja gue dengar di setiap perbincangan yang gue ikuti nggak tahu sudah berapa ratus kali kata-kata itu terngiang-ngiang ditelinga gue seperti nyamuk nakal yang suka nguing-nguing di liang telinga gue. Memang bisa dimaklumi bahwa sebentar lagi kontrak kerja mereka akan berakhir alias di PHK dan tidak dapat dipungkiri diantara mereka mungkin tidak akan mudah mendapatkan pekerjaan. Ini bisa disebabkan karena lowongan pekerjaan yang belum ada atau faktor usia yang menjadi hambatan, didalam mendapatkan pekerjaan yang baru. Sementara di satu sisi kebutuhan hidup semakin bertambah atau boleh dibilang dapur harus tetap ngebul. Beban akan bertambah apabila diantara mereka sudah berkeluarga makanya paling enak itu jadi bajingan upps bujangan...

Itulah realita kehidupan yang selalu penuh dinamika, kehidupan kadang membawa kita berada disuatu masa yang sangat menyenangkan dan seringkali juga membawa kita disuatu masa yang sangat tidak menyenangkan. Nah pada keadaan sulit dimana seakan-akan beban kehidupan menghimpit diri kita dan tidak ada jalan keluar, akan lebih mudah bagi kita untuk terdorong menghampiri yang Maha Kuasa untuk mendekat dan berdoa. Wajar aja kalau bersikap seperti itu karena kalau nggak gitu bukan manusia namanya tapi malaikat...

Sekarang baru saya sadari bahwa bergaul sama orang-orang yang akan habis masa kontraknya dibutuhkan sikap yang ekstra hati-hati dalam bertutur kata. Kalau dulu saya bisa bicara sembarangan saat ini tidak bisa lagi, yang tadinya maksud saya hanya bercanda ehhh malah ditanggepin serius akibatnya perbincangan jadi tidak enak. Boleh dibilang tiba-tiba mereka ini mengidap penyakit tekanan darah tinggi, dan mungkin ini bisa juga dikategorikan sindroma Pre PHK kali ya.. karena sudah memberikan symptom yaitu headache .. dan untungnya saya sudah order Panadol 5 box untuk mengantisipasi dampak meningkatnya angka morbiditas akibat dari sindroma Pre PHK tadi...

Jujur saja saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan saat ini karena saya juga mengalami hal itu, namun kehidupan terus berlanjut bukan berarti kalau nggak punya pekerjaan kehidupan kita berhenti sampai disitu saja, selama hayat masih dikandung badan harus terus berusaha harus ulet, ibarat kata kalau nggak bisa lewat depan ya lewat belakang, nggak bisa lewat kiri ya lewat kanan masih banyak jalan menuju roma jadi mengapa harus kuatir. Well kalaupun suatu saat nanti saya tidak punya kerjaan yang terpaksa jual tanah warisan orang tua buat modal sekolah hahahaha... kasihan deh lu!!!